7 Kiat Ampuh Bisnis Tetap Cuan Di Saat Pandemi

Bisnis Tetap Cuan Di Saat Pandemi -Mewabahnya virus corona sangatlah mengancurkan pasar ekonomi dunia, Membawa banyak problematika dan  tantangan tersendiri. Termasuk bagi para pebisnis dan pengbisnis. Pembatasan sosial sebagai sebuah kebijakan untuk menekan angka penularan Covid-19, memberikan berbagai dampak buruk.

Misalnya saja, Hampir seluruh sektor bisnis merasakan krisis ekonomi karena pandemi Covid-19. Belum lagi terus melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS semakin memperburuk kondisi. Banyak pemilik bisnis terpaksa harus merumahkan karyawannya dan menderita kerugian lantaran proses produksi berhenti, serta penjualan anjlok.

Selain itu banyak masyarakat yang dipecat dari pekerjaannya, banyak pedagang yang bisnisnya gulung tikar dan akibat dari pembatasan sosial itu sendiri adalah menurunnya daya beli dari masyarakat akibat tidak leluasa berbelanja.

Dampak tersebut memberikan kesulitan bagi pebisnis dan pengbisnis di tengah pandemi seperti saat ini. Namun, kondisi ini juga bisa menguatkan mental pengbisnis yang kuat dan tahan banting.

Maka dari itu Tidak sedikit pelaku bisnis, mulai dari tingkat UMKM  yang mengungkapkan penurunan pemasukan selama beberapa minggu belakangan ini. Anda tentu tak ingin mengalami kondisi seperti itu bukan? Untuk itulah harus mengetahui kiat-kiat ampuh bertahan di tengah serbuan virus corona ini.

Pertama- tama Mari kita bahas bisnis yang cocok di lakukan oleh anda yang kehilangan kerja sebagai penghasilan tambahan di saat pandemic Dan juga di bulan puasa ini.

Download Aplikasi Kasir Pengelolaan Stok Bisnis di saat pandemi !!

Bisnis Tetap Cuan Di Saat Pandemi

Bisnis Tetap Cuan Di Saat Pandemi

  1. Bisnis kebutuhan bahan pokok.

Dianggap sebagai salah satu sektor bisnis yang tahan terhadap krisis karena masyarakat membutuhkan pasokan bahan pokok termasuk makan dan minum dalam kondisi apapun bahkan kondisi serba sulit sekalipun. Modal relatif kecil, tenaga kerja tidak terlalu banyak, namun margin laba berpotensi besar dan perputaran arus kas cepat. Pebisnis bisa menjalankan strategi peningkatan omzet dengan berinovasi memanfaatkan online shop dan online delivery.

Contoh bahan pokok yang bisa Sobat jual antara lain beras, gula pasir, garam, minyak goreng, perlengkapan kebersihan sehari-hari seperti sabun, sampo, dan sebagainya. Sedangkan beberapa contoh persediaan makanan yang bisa dijual antara lain frozen food, lauk-pauk homemade yang dikemas botolan, kue kering  dan juga minuman seperti kopi susu literan, dan lain-lain.

  1. Bisnis masker 3 lapis

Sejak awal tahun 2020, bisnis masker pun merebak luas di Indonesia. Hal ini disebabkan karena berkurangnya stok surgical mask di pasaran.

Maka dari itu, banyak orang yang akhirnya beralih menggunakan masker kain, dan tentu saja banyak pebisnis yang menjadikan hal ini sebagai peluang usaha baru mereka.

Melihat bahwa sampai sekarang pandemi masih juga belum mereda, maka bisa dipastikan bahwa bisnis masker masih akan berpotensi besar di tahun 2021.

Anda juga bisa memanfaatkan masker menjadi ide bisnis untuk mulai merintis usaha di tahun 2021 nanti. Adapun, sekarang ini masker kain memiliki peraturannya sendiri, salah satunya harus 3 lapis.

  1. Berjualan Produk Fashion

Peluang bisnis setelah pandemi tak hanya pada bisnis makanan dan minuman saja. Bisnis fashion terbukti juga mampu bertahan, dan bahkan mengalami peningkatan. Terutama, penjualan yang digenjot melalui online.

Selain itu anda juga bisa memfokuskan produk fashion anda di bidang busana muslim karna saat ini adalah bulan suci ramdhan yang notabenya bulan yang masyarakat yang beragama islam pasti mencari baju muslim baik itu baju koko, hijab, sarung, dan lain-lain,

DI jamin pasti laris deh!

  1. Bisnis jasa/produk kesehatan.

Sekarang ini, permintaan pasar terhadap produk-produk kesehatan sangat tinggi. Bahkan banyak pelanggan yang kesulitan untuk mendapatkan produk kesehatan tersebut sehingga kehadiran bisnis produk kesehatan seperti masker, disinfektan, hand sanitizerface shield, vitamin dan lainnya ini sangat dibutuhkan dan berpotensi menguntungkan.

Sudah memiliki bisnis ? Nah berikut adalah :

7 Kiat Ampuh Bisnis Tetap Cuan Di Saat Pandemi

  1. Inovasi Produk

Bagi Anda yang menjalankan bisnis yang mengeluarkan sebuah produk, baik fashion atau kuliner, perhatikan inovasi produk sesuai kebutuhan. Tips bisnis di tengah pandemi satu ini akan memperpanjang umur bisnis yang dijalani.

Jika Anda menjalankan bisnis di bidang fashion, bisa melihat kebutuhan pasar saat ini berdasarkan tren yang terjadi. Saat ini, akibat Covid-19, banyak masyarakat yang membutuhkan masker. Membuat masker sebagai sebuah produk adalah pilihan yang tepat.

Masker merupakan sebuah inovasi produk yang berdasarkan kebutuhan pasar dan kebutuhan masyarakat. Para pengusaha masker yang telah ada pun tidak akan sanggup memenuhi kebutuhan pasar melihat saat ini pemerintah mewajibkan setiap masyarakat untuk menggunakan masker.inovasi produk harus tetap dipikirkan karena membuat inovasi harus melihat tren yang terjadi. Tren merupakan sesuatu hal yang bergerak dan selalu berubah, selain berdasarkan kondisi secara global, banyak faktor yang mempengaruhi tren terjadi.

  1. Lakukan Analisa Strategi

Jadikan momen WFH ini untuk melakukan sesuatu yang produktif seperti menganalisa strategi bisnis. Misalkan saja Anda menggeluti bisnis produksi sambal botolan dan mengeluarkan modal Rp20 juta untuk promosi empat bulan terakhir, perhatikan ada berapa besar peningkatan omzet yang terjadi.

Jika omzet tidak meningkat atau bahkan menurun, maka ada yang salah dengan cara promosinya. Untuk itulah di waktu WFH, coba ubah strategi bisnis menjadi lebih efektif. Pertimbangkan pula mengenai kondisi pandemi Covid-19, sehingga Anda bisa memperkirakan omzet yang bakal diperoleh pada pertengahan 2020 ini. Jika perlu, perbanyak baca buku soal bisnis sehingga Anda akan memiliki strategi baru.

  1. Mengatur Cash Flow

Tips bisnis di tengah pandemi saat ini, lebih penting bertahan ketimbang melakukan promosi untuk meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk kita.

Upaya yang dilakukan mulai dari efisiensi biaya untuk kegiatan branding, menunda kegiatan ekspansi perusahaan, hingga menunda promosi lainnya.  Dalam internal perusahaan, wajib diberlakukan unpaid leave, pemotongan gaji bagi beberapa karyawan, dan bahkan pemecatan. Walaupun berat hati, langkah tersebut dibutuhkan untuk menjaga cash flow jangka panjang mengingat belum adanya kepastian kapan pandemi akan berakhir.

Nah untuk Mengatur bisnis Cashflow anda, Kami ITbrain menyediakan berbagai macam software keuangan yang pastinya bisa membantu anda mengatur keuangan dan mempermudah anda di masa pandemic ini, Penasaran ? KLIK LINK INI UNTUK SOFTWARE DEMO

  1. Perkuat Relasi

Sebagai seorang pebisnis, mitra alias relasi adalah pihak penting yang akan ikut mengembangkan bisnis.. Tetap bangun hubungan yang baik dan kuat dengan para mitra serta investor. Tetap berikan laporan perkembangan bisnis secara jujur dan informasikan strategi Anda yang baru.

Kalau memang omzet dan produksi menurun, sampaikan pula inovasi yang bakal Anda lakukan. Lewat hubungan yang semakin kuat, tentu para mitra dan investor akan tetap percaya pada bisnis yang Anda kelola. Dengan begitu proses produksi dan layanan jasa yang ditawarkan masih bisa dinikmati konsumen.

  1. Jalin Komunikasi dengan Konsumen

Pahami kalau konsumen bukan hanya pihak yang membeli produk, tapi mereka juga berdampak penting pada kelangsungan bisnis. Tetap terima seluruh saran dan kritik dari konsumen, sebagai bukti kalau bisnis Anda tumbuh kembang bersama para pelanggan setia. Jika perlu, manfaatkan media sosial untuk bisa berkomunikasi langsung dengan konsumen.

  1. Melakukan Strategi Marketing yang Baru

Selama masa pandemi ini, terjadi pergeseran kebutuhan di dalam masyarakat. Masyarakat cenderung akan mengesampingkan hal-hal sekunder, seperti kebutuhan fashion, termasuk sepatu. Memberikan potongan harga untuk semua produk adalah salah satunya strategi marketing baru.Keputusan membeli konsumen ditentukan oleh logika sebesar 20% dan emosional sebesar 80%. Oleh karena itu, perusahaan perlu untuk memaksimalkan aspek emosional pembeli, misalnya dengan mendonasikan sebagian keuntungan untuk kepentingan kemanuasiaa.

Hal ini juga merupakan salah satu strategi marketing baru di tengah masa pandemi saat ini, juga merupakan sebuah cara jitu sebagai tips bisnis di tengah pandemi virus corona saat ini.

  1. Gunakan Bahan Baku Lokal

Bukan hanya karena virus corona, krisis ekonomi yang melanda pelaku bisnis Tanah Air juga diperburuk dengan melemahnya nilai tukar Rupiah. Bagi pebisnis yang menggunakan bahan baku impor, kondisi ini jelas membuat bisnis makin limbung karena biaya produksi meningkat sementara pemasukan menurun karena daya beli masyarakat berkurang.

Agar tetap bertahan lantaran tidak mungkin juga menaikkan harga jual, ada baiknya Anda mempertimbangkan penggunaan bahan baku lokal. Contohnya kalau biasanya Anda menggunakan gula impor dari Thailand atau India, coba pertimbangkan menggunakan gula lokal produksi PTPN. Lantaran produk lokal, harganya jauh lebih murah sehingga produksi tetap bisa berlangsung tanpa membebankan biaya perusahaan.

Terimakasih sudah membaca artikel kami mengenai Bisnis Tetap Cuan Di Saat Pandemi, Semoga Usaha Anda Untuk Kedepannya Bisa Laris Manis, Salam Sukses.

Download Aplikasi Kasir Pengelolaan Stok Bisnis di saat pandemi !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.