Berikut Ini Tips Jitu Memulai Bisnis Properti

 tips memulai bisnis properti

Tips memulai bisnis properti  – banyak juga orang yang ingin menjalankan bisnis properti, mulai dari kalangan remaja sampai yang sudah tua pun menginginkan bisnis tersebut. Karena Bisnis properti merupakan bisnis yang termasuk sebagai pasif income. Yang artinya bisnis ini masih bisa terus berjalan meskipun anda sudah tidak ada lagi di dunia ini.

Binis ini juga dapat anda turunkan ke anak dan cucu kalian. Sebab apabila anda sudah berumur atau sudah terbilang tua dan tidak sanggup lagi untuk melanjutkan binis ini, nanti nya anak cucu kalian yang akan melanjutkan nya.

Akan tetapi masih banyak juga orang yang bingung, Gimana sih cara memulai bisnis properti dengan tanpa modal atau biasa disebut memulai nya dari nol. Sebelum mengetahui 8 Tips ini, lebih baik nya anda harus mengetahui terlebih dahulu apa sih Bisnis properti itu?

Coba Gratis Aplikasi Kasir Toko, Klik Disini !!

Apa itu Bisnis Properti

 tips memulai bisnis propertiBisnis properti sendiri adalah suatu kegiatan usaha atau bisnis yang dilakukan oleh perorangan ataupun perusahaan yang bergerak di bidang kepemilikan properti yang dapat dijadikan sebuah aset, baik berupa tanah, bangunan serta segala sarana dan prasarana yang terdapat di dalamnya sebagai satu kesatuan.

Bisnis properti ini bisa dipahami sebagai sebuah bisnis yang bergerak dalam bidang jual – beli atau sewa – menyewa tanah dan berbagai aspek terkait di dalam nya. Hal hal yang tergolong dalam kategori tersebut adalah jual beli atau pun sewa bangunan beserta sarana prasarana dari berbagai jenis produk properti yang dapat di jumpai di pasaran.

Selain produk properti untuk tempat tinggal atau pun hunian, juga terdapat bebrapa produk properti yang lain. Produk properti tersebut adalah properti untuk komersial, industri dan juga properti untuk tujuan khusus.

  • Properti Komersial

Yang termasuk properti komersial yaitu seperti : Toko ritel, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, ruko, villa dan juga hotel.

  • Properti Industri

Yang termasuk properti industri yaitu seperti : Pabrik, tempat untuk dijadikan gudang, atau manufaktur sebagai tempat produksi maupun perakitan, hingga daerah kawasan industri.

baca juga : 9 kesalahan pebisnis baru

  • Properti Khusus

Yang termasuk properti khusus yaitu seperti berikut : Terminal bus, bandara, lapangan sepak bola, lapangan golf, sekolah, tempat untuk beribadah dan juga lapangan badminton.

Tips memulai Bisnis Properti dari Nol

 tips memulai bisnis properti

  1. Mulai dari Nol

Ketika Anda terjun langsung dari nol, Anda sebenarnya memiliki keahlian yang lebih banyak ketimbang pelaku usaha lain yang meneruskan sebuah bisnis mulai dari level tengah.

Anda akan belajar bagaimana cara mengatasi setiap kegagalan dan tentunya saat Anda sukses, perasaan puas itu tidak ada tandingannya. Jadi siapapun yang bilang kalau bisnis mulai dari nol itu susah, Anda harus membuktikan pada mereka bahwa tidak selamanya seperti itu.

  1. Dimulai dari Lingkungan anda terlebih dahulu

Di sekitar Anda pasti ada banyak orang yang ingin membeli rumah atau menjualnya, anda bisa mengamati dan ikut ‘nimbrung’ saat terjadi pembicaraan seputar hal ini. Tanyakan lebih detail rumah seperti apa yang dicari dan lokasinya di mana.

Saat Anda baru memulai bisnis, Anda bisa belajar bagaimana menjalankan usaha ini. Toh tidak ada perjanjian kalau Anda harus mencarikan rumah sampai dapat. Jadi bisnis ini sifatnya nothing to lose. Tapi Anda juga harus rajin dan fokus dalam mencarikan properti agar hasilnya tidak sia-sia.

  1. Rajin melihat Iklan Promosi

Saat ini sudah ada banyak sekali media yang memuat iklan-iklan properti. Sumbernya pun beragam, bisa dari internet, koran maupun papan iklan di jalan. Anda bisa turut memasarkan properti yang sedang dijual tersebut kepada kerabat atau orang yang membutuhkan.

Saat memasang harga, patok harga yang sedikit lebih tinggi agar jika terjual, Anda memperoleh keuntungan.

  1. Menawarkan Kerja sama

Saat Anda telah menemukan penjual, mulailah menawarkan kerjasama. Ada baiknya menuliskan kerjasama tersebut di atas kertas agar lebih jelas dan tidak merugikan pihak mana pun. Tanyakan pula detail rumah yang dijual, seperti luas, lantai, harga, kondisi sekitar, serta cara pembayaran yang dikehendaki berikut komisi yang akan Anda dapatkan kalau berhasil menjual rumah tersebut.

Setelah mengikat kerjasama, tugas Anda adalah mencari pembeli yang tepat. Di sinilah keahlian marketing Anda diperlukan. Anda harus memahami cara meyakinkan calon pembeli.

baca juga : aplikasi kasir sederhana untuk toko bangunan

Perlu juga diketahui, jangan sampai melebih-lebihkan fakta mengenai keadaan properti karena itu artinya Anda sudah tidak jujur dalam berbisnis. Jika ketahuan berbohong, kemungkinan besar mereka tak mau menggunakan jasa Anda lagi.

Dari segi harga, jangan menaikkan harga terlalu tinggi karena para calon pembeli pun akan lari. Para penjual biasanya sudah memberikan ketentuan komisi yang akan Anda dapat kalau berhasil menjual rumah mereka.

Oleh karena itu, perjanjian yang tertulis haruslah mengenai persentase komisi yang diberikan alih-alih menaikkan harga rumah yang sudah selangit.

  1. Membuat Merk Usaha

Saat bisnis mulai lancar, Anda dapat membuat merek usaha sendiri agar lebih professional. Carilah nama yang mudah diingat dan pastikan Anda sudah mendaftarkan nama tersebut secara hukum agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Para calon pembeli dan penjual akan lebih percaya dengan sebuah jasa yang telah memiliki nama dan terbukti bermanfaat bagi mereka.

Pada tahap ini, mendaftarkan merek usaha memang butuh biaya. Jika anggaran Anda terbatas, Anda bisa meminjam terlebih dahulu kepada kerabat keluarga atau bank dan berkomitmen untuk mengembalikannya tepat waktu.

  1. Membuat website sendiri untuk promosi

Saat ini, teknik promosi dengan zero marketing adalah dengan menggunakan media online. Anda bisa membagikan informasi lewat Facebook atau Twitter. Cara lainnya adalah membuat website gratis di blogger.com atau wordpress.com.

Website ini nantinya bisa mempertemukan pembeli dan penjual. Namun semua kontak harus melalui Anda. Jadi, jangan memberikan informasi kontak pembeli atau pun penjual di dalam website tersebut.

Pemasaran lewat online akan memperluas network Anda sehingga pembeli dari luar pulau pun dapat melihat properti yang Anda tawarkan. Pastikan anda memasang foto rumah yang sebenarnya dan secara lengkap.

  1. Mencari Calon Penjual

Ketika Anda sudah berdiskusi dengan calon pembeli, maka tugas Anda berikutnya adalah mencari calon penjual. Untuk mencari properti yang dijual, pertama-tama Anda harus rajin mendatangi lokasi perumahan dan pameran properti yang sedang dilangsungkan di daerah terdekat Anda.

baca juga : 14 keuntugan software kasir

Lokasi sangat menentukan harga dan minat, galilah informasi selengkap mungkin agar calon pembeli pun memiliki gambaran yang memuaskan akan pilihan rumah yang ada.

  1. Selalu sisihkan Keuntungan

Setiap Anda memperoleh keuntungan dari komisi, pastikan Anda menyisihkan sebagian pendapatan tersebut untuk ditabungkan dan memperbesar usaha Anda nantinya. Bisa juga menyisihkan sebagian lagi untuk bersedekah. Dengan berbagi rejeki, niscaya rezeki Anda pun dimudahkan oleh Tuhan.

Coba Gratis Aplikasi Kasir Toko, Klik Disini !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.