6 Keuntungan Bisnis Properti Yang Bisa Anda Nikmati Seumur Hidup

keuntungan bisnis properti

Keuntungan Bisnis Properti – Sebenar nya banyak sekali keuntungan dari bisnis properti yang bisa anda nikmati, bahkan bisa sampai jangka waktu yang sangat lama. Dilain itu juga anda juga harus menjalankan bisnis properti ini dengan baik dan terus konsisten.

Bisnis properti sendiri juga dapat anda wariskan kepada sang ahli waris yang anda punya. Seperti Anak anda, Menantu anda maupun cucu anda nanti, enak sekali bukan?

Nah, mulai sekarang yuk kita bahas Bersama, apa saja sih keuntungan dan yang ada di bisnis properti ini.  OK simak baik – baik ya, dan juga pastikan posisi anda sekarang berada diposisi yang sangat nyaman. Jangan lupa makanan dan minuman nya juga.

Keuntungan Bisnis Properti

keuntungan bisnis properti

  1. Harga jual yang terus naik

Harga tanah yang pasti melonjak setiap tahun nya seolah – olah sudah menjadi rahasia umum. Disebut – sebut tanah memiliki umur abadi karena nilai jualnya selalu bagus dan sangat menarik. Apalagi jika terletak di lokasi strategis seperti di pinggir jalan besar, kemudian dibangun suatu gedung seperti toko atau ruko di atas tanah tersebut, maka harganya pun akan otomatis bertambah.

Tak hanya itu juga anda juga dapat menjual tanah nya saja, apabila anda masih belum ada modal untuk membangun Gedung atau pun rumah. Karena dijaman saat ini mencari lokasi tanah yang strategis sangat lah sulit. Maka dari itu kenapa harga jual tanah selalu naik setiap tahun nya.

  1. Memiliki prospek yang cerah

Keuntungan bisnis properti lain nya juga terletak pada prospek. Yaaa, bisnis yang satu ini memang memiliki prospek yang bisa dibilang cerah.

Jika mengingat fakta bahwa properti hunian selalu masuk dalam kebutuhan primer manusia maka tidak mengherankan jika bisnis yang satu ini memiliki prospek yang cerah.

baca juga : bukti pentingnya inovasi bisnis

Fakta ini menyebabkan permintaan terhadap properti akan terus ada. Dengan permintaan yang terus ada maka nilainya pun akan tetap stabil. Dalam gambaran kasar, nilai jual properti bahkan diprediksi akan terus naik.

Bagaimana bisa? Kembali lagi pada luas lahan yang semakin terbatas di dunia, otomatis orang akan berlomba-lomba untuk berburu properti di masa mendatang.

  1. Hasil termasuk “Passive Income”

Passive income atau dalam bahasa Indonesia berarti pendapatan pasif adalah penghasilan dari suatu kegiatan ekonomi yang pelakunya tidak perlu ikut berperan aktif. Nah, inilah salah satu keuntungan dari bisnis properti.

Anda tetap bisa bermain bersama keluarga di rumah dan jumlah rupiah di akun rekening tetap bertambah. Dari mana asal uang tersebut? Pemasukan itu datang dari gedung atau bangunan yang telah Anda sewakan ke client.

Anda juga bisa memperoleh pendapatan pasif saat berinvestasi properti. Misalnya saja apabila Anda menunggu masa pensiun dan memutuskan untuk mengontrakan atau menyewakannya.

Di sini Anda memperoleh pendapatan pasif sembari tetap memiliki asset-nya (karena tanah dan bangunan tidak dijual). Jadi bisa dibilang investasi properti punya keuntungan ganda, di mana selain nilainya yang terus meningkat, Anda juga bisa memperoleh penghasilan pasif selama belum menjualnya.

  1. Tahan terhadap ancama inflasi

Musuh utama dari pebisnis adalah inflasi. Akan tetapi, anda tidak perlu khawatir apabila usaha yang Anda jalani adalah bisnis di bidang properti. Sebab, bisnis properti tidak terpengaruhi oleh inflasi melainkan cenderung mengalami peningkatan terhadap harga.

Dan juga Pada praktik nya jaman dahulu, pembelian rumah adalah demi memenuhi kebutuhan primer manusia. Namun kini sudah terjadi perubahan kepentingan di mana properti menjadi salah satu cara untuk menjaga investasi tersebut agar tidak tergerus inflasi.

Artinya, pemilik yakin membeli properti, nilai investasi tidak akan turun seperti nilai mata uang yang tergerus inflasi.

  1. Pengelolaan nya tidak rumit

Salah satu hal yang menyebabkan Anda tidak kunjung mendapat keuntungan dalam bisnis adalah karena manajemen atau pengelolaan. Pada umumnya bisnis memang membutuhkan biaya manajemen tersendiri agar bisa terus berjalan, dan biasanya jumlah biaya ini tidak sedikit.

Namun Anda tidak perlu merisaukannya saat memilih bisnis properti. Itulah keuntungan bisnis properti yang bisa langsung Anda rasakan, pengelolaan yang tidak terlalu rumit dan makan biaya.

Misalnya saja Anda memiliki properti berupa rumah, jika tak kunjung laku dijual maka rumah tersebut bisa disewakan. Selama rumah disewa – sewa kan anda tidak perlu lagi memikirkan pengelolaan dan perawatannya karena sudah dilakukan oleh pihak penyewa rumah.

  1. Dapat dijadikan asset

Untuk keuntungan bisnis properti yang satu ini, Anda bisa langsung merasakannya. Bagi Anda yang ingin memiliki usaha sendiri, kepemilikan terhadap properti bisa tercatat sebagai aset usaha (aktiva tetap).

Terlebih jika properti yang Anda miliki dapat menghasilkan pemasukan tiap bulannya. Dengan meningkatkan jumlah aset maka Anda juga akan lebih mudah mencapai kondisi finansial yang baik. Nah, hal ini bisa didapat jika Anda mempertimbangkan untuk memulai bisnis properti dari sekarang.

Download Aplikasi Kasir ITBPOS Gratis Klik Disini !!

Kerugian Bisnis Properti

keuntungan bisnis properti

Tak hanya ada keuntungan nya saja, bisnis properti juga memiliki beberapa kerugian. Sebab semua model bisnis pati memiliki keuntunga dan kerugian. Berikut ini kerugian Bisnis Properti

  1. Mahal dalam biaya perawatan

Pemilik atau investor properti tak dapat membiarkan investasinya berjalan dengan hasil yang meningkat terus menerus, tanpa memastikan properti tersebut dalam keadaan baik. Dia juga mesti mengeluaran biaya tambahan guna merawat kondisi bangunan agar income dari sewa bisa meningkat.

Dan juga apabila propertinya berupa gedung, ruko, ataupun rumah, maka artinya anda sebagai pemilik harus merawat sebaik mungkin agar tetap bisa berdiri kokoh dan indah dipandang.

Dimana biaya perawatannya tidaklah sedikit atau termasuk mahal. Contohnya biaya cat tembok, membayar pajak tahunan, dan lain-lain.

  1. Waktu yang relative lama agar bisa laku

Membeli rumah atau tanah berbeda dengan membeli permen maupun jajan lainnya yang ada ditoko – toko. Tidak semua orang dan tidak setiap hari mereka membutuhkan properti.

Selain itu, banyak pertimbangan dalam memilih properti sesuai keinginan konsumen yang dapat menghabiskan waktu mulai mingguan sampai bulanan.

baca juga : Dampak perilaku konsumtif

Membeli properti yang sesuai keinginan tidak bisa dalam tempo singkat, bisa dalam hitungan minggu atau bulan. Hal ini juga dijelaskan dalam sifat properti yang tidak likuid (lack of liquidity).

Bahkan seorang pakar properti dari Amerika Serikat mengatakan, carilah 100 properti, pilih tiga yang terbaik, untuk mendapatkan satu properti yang diinginkan.

  1. Resiko rusak akibat bencana

Berikut adalah salah satu kerugian dari bidang properti yang tidak bisa dihindari. Tak ada yang bisa menebak kapan sebuah bencana datang.

Dibandingkan dengan investasi lain, investasi properti memiliki risiko kehancuran tanah dan bangunan yang bisa disebabkan gempa, tanah longsor, tsunami dan lain-lain.

Namun, hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan asuransi, sehingga secara praktis kehancuran akibat bencana dapat dihilangkan dengan biaya tambahan untuk membayar premi asuransi.

Download Aplikasi Kasir ITBPOS Gratis Klik Disini !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.