Apa Itu Diversifikasi Dalam Bisnis| Pengertian, Tujuan dan Bentuk Diversifikasi

Apa Itu Diversifikasi Dalam Bisnis – Secara umum, diversifikasi menunjukkan tentang banyaknya perluasan usaha yang dapat dilakukan pemilik usaha demi perluasan bisnis. Bagi pengusaha, diversifikasi sangat penting untuk diketahui supaya bisnis bisa menjadi lebih menguntungkan.

Banyak saran investasi yang menyebutkan mengenai istilah diversifikasi. Pada dasarnya, diversifikasi mempunyai manfaat untuk meminimalisir risiko kerugian dari suatu investasi. Selain itu, bisa juga memberikan keuntungan yang lebih maksimal.

Dalam dunia bisnis, ada istilah “don’t put all your eggs in one basket”, secara harfiah, peribahasa ini memiliki arti bahwa seseorang dilarang meletakkan semua telur pada satu keranjang. Jika dikorelasikan dengan dunia bisnis, maka bisa diartikan bahwa Anda tidak diperkenankan untuk meletakkan semua aset pada satu instrumen investasi saja.

Hal tersebut berkaitan erat dengan diversifikasi usaha. Untuk memahaminya lebih jauh, simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui seluk beluk mengenai diversifikasi.

Coba Gratis Aplikasi Kasir Klik Disini !!

Apa Itu Diversifikasi Dalam Bisnis

Menurut Accurate.id Berikut penjelasan mengenai diversifikasi

Pengertian Diversifikasi

Diversifikasi memiliki arti perluasan maupun penambahan barang maupun jasa yang bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas dari suatu perusahaan.

Di dalam Wikipedia, diversivikasi mempunyai pengertian sebagai usaha penganekaragaman bidang usaha maupun lokasi perusahaan yang dilakukan oleh suatu perusahaan demi memaksimalkan keuntungan. Dengan begitu, arus kas pada perusahaan menjadi lebih stabil.

Beberapa ahli juga memberikan pendapatnya mengenai diversifikasi. Untuk lebih memahaminya, sila lihat beberapa pendapat ahli di bawah ini:

Pengertian Diversifikasi Menurut Tjiptono

Upaya mencari dan menciptakan produk atau pasar baru atau keduanya dalam rangka mengejar pertumbuhan, peningkatan penjualan, profitabilitas, dan fleksibilitas.

Pengertian Diversifikasi Menurut Effendi

Suatu perluasan pemilihan barang dan jasa yang dijual oleh perusahaan dengan menambah produk baru atau jasa ataupun memperbaiki tipe, warna, mode, ukuran, jenis dari produk yang sudah ada dalam rangka memeroleh laba maksimal.

Pengertian Diversifikasi Menurut Kotler

Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja bisnis yang ada dengan jalan mengidentifikasi peluang untuk menambah bisnis menarik yang tidak berkaitan dengan bisnis perusahaan saat ini

Mengapa Diversifikasi Pendapatan pada Bisnis adalah Hal Penting?

menurut glints.com berikut alasan mengapa diversifikasi pendapatan itu penting

  1. Mengikuti perubahan

Perubahan hidup

Pada zaman dulu, orang-orang harus pergi ke toko untuk berbelanja. Mereka bebas memilih produk apa saja, asalkan masuk ke gerai dan membawa lembar-lembar rupiah.

Di masa kini, hal itu tak lagi relevan.

Orang bisa membeli apa pun, meski tengah tidur-tiduran di kasur dan tak memegang uang fisik. Sudah ada sistem jual-beli online dan uang digital.

Ini hanyalah satu di antara banyak inovasi yang mengubah hidup manusia. Selain itu, ada layanan streaming lagu dan film yang menggeser Walkman hingga DVD player.

Bagaimana cara perusahaan bertahan di tengah perubahan ini? Diversifikasi produk adalah salah satu jawabannya.

Dengan menjual produk yang lebih sesuai dengan perkembangan teknologi, anda bisa bertahan di pasar. Tak perlu lagi takut dianggap ketinggalan zaman.

  1. Mengurangi risiko

Apa Itu Diversifikasi Dalam Bisnis

Memang, inovasi punya bahaya tersendiri. Meski begitu, proses ini juga mengurangi risiko bisnis, lho.

Dalam usaha, ada saja ancaman yang datang dari sana-sini. Salah satunya adalah pesaing yang lebih kompetitif, masalah dalam produk, dan lain-lain.

Semua ini tentu bisa mengurangi penjualanmu. Nah, lewat strategi diversifikasi, anda lebih mungkin bertahan diterpa tantangan itu.

Kompetitor dari produk A-mu lebih sukses? Tenang, ada produk B yang masih mampu menyokong kelangsungan perusahaan.

Tujuan Diversifikasi Usaha

Salah satu tokoh ilmu bisnis, Harberg dan Rieple mengatakan bahwa ada beberapa tujuan dari diversifikasi. Diantaranya:

  1. Memenuhi Ambisi Personel Manajer

Hal ini memiliki kaitan yang erat terhadap penghargaan yang diterima manajer itu. Ketika perusahaan dapat melakukan diversifikasi, luang lingkup dari manajer juga akan menjadi kian besar.

  1. Mengendalikan Distributor serta Pemasok

Tujuan diversifikasi yang selanjutnya adalah untuk memudahkan perusahaan mengendalikan mutu dan harga sehingga bisa bersaing.

  1. Mencapai Suatu Sinergi

Kombinasi diantara berbagai segmen usaha bisa membuat sinergi tercapai. Yang mana tidak akan mungkin tercapai jika masing-masing usaha bekerja sendiri.

  1. Mencegah Adanya Pesaing

Suatu perusahaan yang menguasai usaha sumber daya yang strategis memberikannya nilai tambah dan mencegah penguasaan dari pesaingnya.

  1. Meminimalisir Risiko

Melakukan investasi untuk beberapa jenis usaha akan membuat risiko dari suatu usaha tidak bisa memengaruhi perusahaan secara total. Sebab, akan diimbangi juga dengan adanya return dari usaha yang lain.

  1. Memberi Nilai Tambah

Suatu perusahaan bisa memiliki nilai tambah hanya hjika investasi dilakukan pada perusahaan dan bisa memberi keuntungan untuk perusahaan. Caranya seperti dengan mengakuisisi perusahaan dengan sumber daya strategis laiknya distributor yang sudah mempunyai saluran distribusi luas atau pemasok bahan utama produksi.

Bentuk Diversifikasi Perusahaan

Dari bentuknya, diversifikasi usaha bisa dibagi menjadi beberapa macam. Ulasannya dapat Anda lihat di bawah ini:

Diversifikasi Vertikal

Bentuk diversifikasi yang satu ini secara mudahnya bisa dikatakan sebagai diversifikasi dari atas ke bawah. Dimana setiap perusahaan bebas untuk memasarkan produk. Semisal perusahaan peternakan menjual hasil ternaknya ke beberapa perusahaan kulit yang saling bersaing.

Dengan begitu, toko tidak hanya terpaku menjual produk sepatu pada perusahaan Anda. Tetapi, juga menjual produk pada pesaingnya.

Diversifikasi Horizontal

Selanjutnya, ada diversifikasi horizontal dimana Anda membagi usaha secara konsentris maupun konglomerasi ke samping. Artinya, masing-masing unti usaha memiliki tingkatan dan derajat sama. Pembedanya adalah target pasar dan juga kebutuhan dari calon pembeli.

Misalnya, Anda memproduksi beberapa jenis barang berbeda karena kebutuhan calon pembeli juga berbeda.

Alasan Perusahaan Melakukan Diversifikasi

Ada beberapa alasan suatu perusahaan melakukan diversifikasi produk. Diantaranya:

Dapat lebih meningkatkan volume penjualan

Dengan adanya diversifikasi, maka perusahaan mempunyai kesempatan dalam meningkatkan volume penjualannya. Seperti saat Anda menjual barang offline, maka bisa juga membuka olshop sebagai usaha dalam memasarkan barang tersebut. Dengan begitu, maka pasar Anda akan semakin luas dan penjualan pun meningkat

Membuat arus kas pada perusahaan menjadi semakin stabil

Dengan diversifikasi, maka saat ada suatu produk yang mengalami penurunan, sedangkan produk lainnya penjualannya meningkat, maka keuntungan dari produk itu bisa menutup kerugian akibat penjualan produk yang merugi.

Coba Gratis Aplikasi Kasir Klik Disini !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.