Strategi Akutansi Supaya Bisnis Ritel Yang Anda Jalankan Dapat Berkembang  

strategi akuntansi

Strategi akuntansi – Bisnis ritel merupakan sebuah bisnis yang menjual produk atau layanan jasa kepada konsumen dalam skala kecil untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan bukan untuk dijual kembali. Di dalam kehidupan sehari-hari, para pelaku bisnis ritel sering disebut dengan penjual eceran atau pengecer. Proses transaksi dapat dilakukan melalui berbagai saluran penjualan seperti online atau penjualan secara langsung.

Syarat penting di dalam transaksi bisnis ritel adalah pembeli sebagai konsumen langsung. Walaupun bisnis ritel pada umumnya berkaitan dengan pembelian barang, tetapi istilah tersebut juga dapat dijalankan untuk penyedia layanan untuk menjual jasanya kepada konsumen.

Beberapa contoh bisnis ritel penyedia layanan jasa seperti, pariwisata, pendidikan, transportasi umum, dan lain sebagainya. Ketahui lebih banyak tentang bisnis ritel dan bagaimana strategi akuntansi bisnis ritel yang efektif untuk dijalankan. Ok berikut ini penjelasan tentang strategi akuntansi pada bisnis ritel.

Download Aplikasi Akuntansi Gratis Klik Disini !!

Strategi Akuntansi Bisnis Ritel

strategi akuntansi

  1. Pembukuan harus sudah update dan akurat

Setiap pemilik bisnis harus memastikan keadaan perusahaan atau bisnisnya berjalan dengan baik dan semua transaksi keuangan sudah tercatat dalam laporan keuangan. Jika ada hal yang terlupa sehingga belum dicatat sebaiknya diperiksa kembali bukti transaksi. Ingatlah tentang pajak yang selalu menjadi musuh bagi semua orang sehingga pembukuan harus benar dan akurat.

Periksa kembali catatan perbankan baik transaksi pada giro atau rekening juga pada kartu kredit. Sangat mungkin terjadi kesalahan pencatatan atau ada transaksi yang terlewat sehingga belum dicatat.

  1. Mencatat setiap transaksi perusahaan seperti

  • Penjualan

Setiap penjualan yang berhasil perusahaan anda lakukan harus dicatat setiap detailnya di laporan keuangan. Jika tidak maka akan anda uang yang tidak jelas keberadaanya. Selain itu, pencatatan laporan penjualan juga membantu mengetahui anda apakah perusahaan anda mengalam keuntungan atau kerugian. Sebab, di dalam pencatatan laporan keuangan tersebut akan terlihat jelas bagaimana alur jalan keuangan perusahaan anda.

  • Pembelian

Sama seperti halnya dengan penjualan, pencatatan laporan pembelian juga sangat penting. Anda akan mengetahui apa saja peralatan dan perlengkapan yang perlu perusahaan anda penuhi dan seberapa banyak uang perusahaan anda keluar untuk itu. Jika anda tidak mencatat segala proses berjalannya keuangan perusahaan dalam hal pembelian, maka akan terjadi pembelian barang yang tidak dibutuhkan ataupun membeli barang yang tidak sesuai dengan pendapatan perusahaan anda.

  • Penggajian

Pemberian gaji kepada setiap karyawan juga butuh dicatat. Sebab akan berguna agar karyawan mengetahui apakah gajinya sudah terpenuhi atau tidak. Dan juga berguna untuk menghindari berbagai kecurangan yang tidak diinginkan terhadap penggajian pegawai.

  • Pembayaran pajak

Setiap perusahaan pastinya harus memenuhi kewajibannya kepada pemerintah. Yaitu membayar pajak perusahaan. Pembayaran pajak perusahaan perlu dicatat agar anda mengetahui apakah anda sudah membayar pajak secara rutin, seberapa banyak pajak yang harus perusahaan anda bayarkan, dll.

READ  19 Cara Memulai Usaha Tanpa Modal

Catatlah setiap transaksi yang ada di perusahaan anda. Anda akan mengetahui bagaimana rekam terjadinya transaksi sebagai gambaran tentang aktivitas bisnis anda yang sedang berjalan.

  • Selalu cek dan rekonsiliasi transaksi perusahaan secara regular

Biasanya pengecekan transaksi reguler dilakukan setiap sehari sekali. Dan pastikan segala transaksi sudah sesuai dengan segala kebutuhan usaha bisnis anda. Anda bisa melakukan pekerjaan ini secara mandiri atau menggunakan jasa bookkeper sebagai pembantu pengecekan transaksi reguler anda.

  • Ulas berbagai performa yang terjadi pada arus keuangan

Perhatikan setiap detail arus keuangan perusahaan anda setiap harinya sehingga anda mengetahui proses perjalanan bisnis anda setiap harinya. Anda juga akan mengetahui apakah perusahaan anda mengalami keuntungan atau kerugian pada satu hari itu. Apakah pendapatan perusahaan anda sesuai target atau malah tidak.

  1. Lakukan refleksi tentang baik & buruknya kondisi perusahaan

Bagi perusahaan atau bisnis kecil, setiap transaksi yang terjadi setiap hari akan sulit direkap pada akhir tahun sehingga harus ada kegiatan refleksi. Kegiatan refleksi penting untuk dilakukan agar bisa diketahui transaksi-transaksi pengeluaran yang mungkin tidak terlalu penting bagi perusahaan bisa dicegah atau tidak dilakukan lagi tahun depan agar tidak terjadi pemborosan.

Periksa kembali berbagai kegiatan termasuk perjanjian kerjasama sehingga dapat dilakukan negosiasi ulang agar perusahaan memperoleh semakin banyak keuntungan. Lakukan juga refleksi lainnya seperti keberhasilan apa saja yang sudah didapatkan tahun ini, area atau hal apa lagi yang bisa diperbaiki, dan pelajaran apa saja yang harus diingat sehingga perusahaan akan terus menjadi lebih baik pada tahun-tahun berikutnya.

  1. Pekerjakan akuntan yang terbaik

Akuntan yang anda pekerjakan di bisnis anda harus memahami secara betul bisnis apa yang sedang anda kerjakan. Sebab jika anda mempekerjakan akuntan yang kurang mengerti bisnis apa yang anda kerjakan, maka bisnis anda pelan – pelan akan mengalami kegagalan lalu bangkrut.

READ  Strategi Berbisnis Hewan Kurban Yang Perlu Anda Perhatikan Betul

Sedangkan sebaliknya, jika akuntan uang anda pekerjakan memahami betuk bagaimana bisnis yang anda jalankan, maka mereka akan baik bekerja sebab tidak merasa kebingungan akan pekerjaan yang sedang mereka geluti.

Akutan – akuntan harus memahami bagaimana membuat pembukuan, akuntansi dan sistem – sistem keuangan perusahaan anda. Mereka harus mampu dalam membimbing bisnis anda untuk melalui siklus hidup dari usaha semenjak awal mula proses operasional sampai kepada penjualannya.

  1. Menggunakan software / aplikasi akuntansi

Software akuntansi merupakan salah satu cara efektif yang paling mudah untuk mengelola proses akuntansi pada bisnis ritel. Paket software akuntansi bervariasi, tergantung dengan tingkat kebutuhan bisnis Anda. Program ini memungkinkan Anda untuk melakukan otorisasi, login, merekam semua transaksi, mengelola penggajian, penjualan, biaya operasional hingga memastikan ketersediaan stok barang.

Pada umumnya, software akuntansi untuk bisnis ritel dapat dijalankan pada komputer konvensional bahkan di segala gadget yang Anda miliki. Anda dapat mencari software yang mampu digunakan pada PC atau laptop dan dapat terintegrasi pada smartphone. Dengan begitu, Anda akan sangat mudah untuk mengawasi perjalanan bisnis Anda kapan dan dimana saja.

Contoh nya seperti aplikasi TheAkun, TheAkun sendiri merupakan Aplikasi Akuntansi dan Laporan Keuangan yang akan membantu Anda menjalankan setiap aspek dari Arus Keuangan, Laporan Keuangan. di antaranya adalah Buku Besar, neraca (balance sheet), laporan laba rugi (profit lost statement), laporan perubahan posisi keuangan (cash flow), jurnal, dan lain-lain.

Degan menggunakan aplikasi TheAkun anda dapat meningkatkan Pengelolaan Manajemen Keuangan Lembaga / Bisnis Anda Dengan CEPAT. Kenapa Harus TheAkun? Dikarenakan aplikasi TheAkun Mudah untuk dipahami dan langsung dapat digunakan dengan cepat dalam hitungan menit, dapat Mengelola dan mengetahui posisi arus keuangan dengan cepat dan akurat dan juga Bisa Install di Banyak cabang yang dimiliki dengan satu nama Lembaga / Bisnis yang sama dan Pakai selamanya.

READ   6 Tips mengatur keuangan bagi wirausahawan

Dan keunggulan lainnya dari aplikasi TheAkun adalah aplikasi ini memiliki banyak fitur yang dapat meningkatkan strategi akuntansi pada perusahaan yang anda jalankan, serta aplikasi TheAkun saat ini sedang diadakan Demo Aplikasi gratis, yang mana anda bisa mencoba nya terlebih dahulu sebelum membelinya.

Download Aplikasi Akuntansi Gratis Klik Disini !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.