Bagaimana Cara Membuat goal setting (target) sebagai tujuan hidup yang baik dan benar

Cara Membuat goal setting – Sudah kerja keras tiap hari, pergi pagi pulang malam, saat pulang pun membawa pekerjaan dengan deadline, hari minggu jalan-jalan ke mall, bermain dengan anak. Saking rutinnya aktivitas ini hingga akhirnya 5, 10 bahkan 20 tahun berlalu, ternyata kita tidak menuju kemana-mana, kita masih melakukan aktivitas yang sama. Tetapi mungkin dengan anak yang sudah hampir dewasa.

Kebanyakan orang menjalani kehidupan seperti ini, biasanya karena mereka belum menetapkan tujuan hidupnya (dream). Karena seperti sebuah perjalanan, apakah kita bisa melakukan perjalanan besar tanpa adanya perencanaan? Tanpa kendaraan, tanpa bahan bakar, tanpa peta? Tentu tidak, kemungkinan besar kita akan tersesat. Begitupula dalam kehidupan, sudah sewajibnya kita memiliki perencanaan tujuan hidup kita.

Download Aplikasi Kasir Toko UMKM, Coba Gratis Klik Disini !!

Apa itu Goal Setting ?

Goal-setting adalah proses mengambil langkah aktif untuk mencapai hasil yang diinginkan. Goal-setting dapat membantu Anda memahami kinerja Anda saat ini dan kemudian menilai langkah apa yang perlu Anda ambil untuk mencapai tingkat kinerja yang Anda inginkan.

Jenis Goal Setting

berdasarkan situs taptalk.io

Dalam melakukan goal-setting, terdapat tiga jenis goal yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  1. Process Goal

Process goals adalah target yang dapat Anda kendalikan sepenuhnya, seperti hasil yang didasarkan pada tindakan atau tugas tertentu yang Anda selesaikan. Menetapkan process goals berarti Anda harus mengidentifikasi apa yang sebenarnya harus Anda lakukan untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

READ  Rincian Modal Usaha Alat Bangunan Hingga Buka

Sebagai contoh, Anda dapat menetapkan process goal seperti melaksanakan pelatihan pegawai dua kali selama setahun. Hal ini adalah goals yang mudah diukur. Anda bisa memilih untuk melaksanakannya atau tidak.

  1. Performance Goal

Performance goals adalah standar kinerja (performance) yang ingin Anda capai. Biasanya, performance goals adalah tujuan berjangka pendek yang ditetapkan untuk tugas tertentu. Seiring berjalannya waktu, performance goals akan terus berkembang mengikuti tujuan bisnis Anda.

Performance goals dapat berupa kesepakatan antara pemberi kerja dan karyawan, atau dapat berupa inisiatif pribadi karyawan untuk memenuhi atau melampaui target kerja mereka sendiri dan meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan promosi.

Contoh nya adalah meningkatkan customer service bisnis Anda, menciptakan produk baru atau membuka cabang baru, dan lainnya.

  1. Outcome Goal

Outcome goal adalah tujuan tunggal yang sedang Anda upayakan. Goal ini sering kali bersifat biner dan melibatkan kemenangan, misalnya, ingin menjadi perusahaan terbesar di sektor Anda. Meskipun outcome goal sangat memotivasi, goal ini tidak berada di bawah kendali Anda karena dipengaruhi oleh kinerja orang lain (pegawai).

Process, performance, dan outcome goals memiliki hubungan linier. Goals ini saling berhubungan karena jika Anda mencapai outcome goal, Anda perlu mencapai performance goal. Dan jika Anda ingin mencapai performance goal, Anda perlu mencapai process goal.

Ketiga goals ini dikategorikan berdasarkan seberapa besar kendali yang Anda miliki atasnya, Anda memiliki kendali paling besar atas process goals dan paling sedikit kendali atas outcome goals.

Saat menetapkan goals, Anda perlu memvisualisasikan dan menetapkan hasil yang diinginkan (outcome goals), tetapi yang lebih penting, Anda harus fokus pada proses dan kinerja Anda (process and performance goals).

Bisnis goals biasanya ditetapkan setiap tahun dan harus selaras dengan tujuan jangka panjang Anda. Sepanjang tahun, Anda mungkin memiliki sesi mingguan atau bulanan di mana Anda meninjau kemajuan Anda menuju goal tahunan. Memeriksa update sangat penting untuk tetap berada di jalur yang Anda inginkan.

READ  Tips Mempermudah Absensi Siswa dengan software Supaya Ga Ribet!

Download Aplikasi Kasir Toko UMKM, Coba Gratis Klik Disini !!

Berikut Cara Membuat goal setting (target)  yang benar:

  1. Tetapkan Mimpi / Tujuan Hidup.

Memiliki mimpi / tujuan hidup bisa dengan sangat sederhana, contohnya seperti:

  • Saya ingin menjadi ayah terbaik bagi anak-anak saya
  • Saya ingin menjadi artis dengan karya berkualitas hingga dikenal seluruh dunia
  • Saya ingin membangun perusahaan besar yang menciptakan produk untuk kesejahteraan umat manusia
  • Saya ingin mengatasi masalah kelaparan di seluruh dunia
  • Saya ingin menjadi inspirasi sukses bagi sesama orang cacat

Dengan menetapkan tujuan seperti diatas akan memberi kita visi jangka panjang, dan juga motivasi jangka pendek, karena kita tahu setiap aksi yang kita lakukan akan membawa kita menuju suatu tujuan besar yang mulia dalam kehidupan kita.

  1. Gunakan Metode SMART.

S : Spesific. Sangat jelas, apa, kapan, dimana. Hindari menggunakan kata berarti luas seperti saya ingin kaya, tetapi tetapkan angkanya. Contoh: Saya ingin menabung 12 juta untuk jalan-jalan keluar negeri, yang berasal dari penghasilan gaji saya setiap bulannya.

M : Measurable. Dapat diukur, agar target dapat dipantau sudah seharusnya ada patokan ukuran. Contohnya: Saya sudah menabung 8 juta hingga bulan agustus, sehingga saya tinggal membutuhkan 4 juta lagi untuk mencapai 12 juta yang menjadi target saya.

A: Attainable. Bisa juga disebut realistis, tidak terlalu susah dicapai dan juga tidak terlalu mudah. Contoh terlalu susah dicapai: Anda menargetkan menabung 100 juta untuk DP KPR tahun depan, tetapi anda sendiri belum memiliki pekerjaan / penghasilan.

R: Relevant. Harus sesuai dengan tujuan jangka panjang, Contoh: saya ingin mengikuti kursus masak, karena saya ingin menjadi koki yang hebat dan terkenal. Bukan malah belajar memperbaiki handphone hanya karena diajak teman.

READ  Bisnis Minimarket Dengan Omzet Ratusan Juta

T: Timely. Target anda harus memiliki deadline, batas waktu. Karena dengan batas waktu akan membuat kita lebih semangat untuk mengejar target tersebut lebih cepat, sehingga saat tercapai pun kita akan merasakan kepuasannya.

  1. Buatlah Target / Goal Tertulis.

Tulisan fisik membuat target menjadi lebih nyata, sehingga kita tidak mudah melupakannya. Dan gunakan kata yang lebih pasti seperti “harus” dan bukan “ingin”. Contohnya: Saya harus menyelesaikan kuliah saya tahun ini, dengan belajar empat jam setiap hari, selain dikelas. Dan tulisan ini bisa diletakkan di tempat yang selalu dapat kita lihat, sehingga dapat memberi semangat setiap harinya.

  1. Buatlah Action Plan.

Seringkali kita hanya semangat dalam membuat tujuan akhir sehingga lupa untuk menetapkan langkah-langkah yang harus dilakukan sepanjang perjalanannya. Padahal justru langkah-langkah kecillah yang menuntun kita menuju hasil besar. Contohnya:

Goal: Menjadi artis terkenal

Action Plan:

  • Rutin berolahraga untuk menjaga penampilan,
  • Membuat akun instagram khusus dengan konten yang berkualitas,
  • Bekerjasama dengan editor,
  • dan seterusnya.

Buat juga resolusi setiap tahunnya agar lebih terarah dalam menentukan tujuan.

  1. Tetap Pada Tujuan

Dalam perjalanan menuju dream kita, sudah pasti terdapat banyak rintangan. Tetapi perlu diketahui kalau rintangan tersebut jauh lebih kecil daripada dream yang telah kita pegang teguh sejak awal. Anda dapat melakukan tips-tips seperti:

  • Berikan diri anda reward, untuk setiap pencapaian yang sudah anda lakukan
  • Bergaul dengan orang yang menghargai dream anda
  • Membaca buku motivasi (self improvement)
  • Berdoa kepada Tuhan, agar Ia selalu menyertai setiap langkah anda.

Download Aplikasi Kasir Toko UMKM, Coba Gratis Klik Disini !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.