Pengertian Hutang Jangka Pendek : 7 Jenis Hutang Yang Perlu Diperhatikan Agar Bisnis Anda Tidak Goyah

hutang jangka pendek

Hutang Jangka Pendek – Menurut saya adalah topic yang sangat menarik untuk di bahas dan di bicarakan. Pasti nya anda pernah mendengar kata – kata motivasi berikut, “Tanpa Hutang Hidup menjadi tenang”, “Tanpa hutang, pikiran menjadi sangat tenang” dan “Tanpa Ada nya hutang hidup menjadi ringan dan tak terbebani ”. Pasti pernah dengar kan? Gimana menurut rekan sekalian? Apakah benar akan hal itu? Ok lah tak usah banyak ber basa – basi lagi mari kita bahas materi tentang mem Perhatikan 10 Hutang Jangka Pendek Berikut Agar Bisnis Anda Tidak Goyah.

Apa itu Hutang Jangka Pendek

Hutang Jangka Pendek yaitu segala suatu pembiaya an yang akan anda bayar kembali dalam 12 bulan berjalan. Jika Anda memasuk kan pinjaman dalam perkira an Anda yang akan berlangsung selama 12 bulan atau kurang, seluruh pinjaman adalah hutang jangka pendek. Atau singkat nya adalah hutang yang wajib anda bayar kan dalam jangka waktu kurang dari satu tahun lama nya

  1. Penjelasan Hutang

Tiap Orang pasti nya memiliki pandangan serta sebuah prinsip yang berbeda – beda dalam menyikapi hutang. Ada yang biasa saja dan menyikapi nya dengan santai. Sampai – sampai memiliiki kata jitu pembelaan seperti “Hidup kalau tidak ada hutang, tidak akan menantang”. Kurang lebih seperti itu yang sering saya dan anda dengar. Entah dari mana kalimat seperti ini keluar dari mulut nya.

Dan adalagi orang atau individu yang memiliki sikap anti hutang, bahkan sampai trauma terhadap hutang pi utang. Lalu bagaimana jadi nya kalau yang hutang adalah sebuah perusahaan atau sebuah negara? Atau juga mungkin kah seorang bos menjalankan perusahaan nya tanpa adanya hutang? Kali ini saya membahas tentang hutang pi uatang, khusus nya hutang jangka pendek hanya dari sisi akuntansi saja. Mulai dari jenis hutang, jenis – jenis hutang jangka pendek, dan metode pencatatan hutang jangka pendek.

READ  10 Strategi Meningkatkan Omset Usaha Bagi Pembisnis Pemula

Istilah utang sangat popular saat ini. Dari negara hingga setiap orang atau individu, pernah atau pun sedang menjadi menjadi pelaku setia hutang. Apa sebenarnya pengertian dari hutang  atau sebagian orang mengatakan utang? Dilihat dari sebuah sisi akuntansi, pengertian utang ialah Pengorbanan manfaat ekonomi di masa yang akan dating, yang mungkin saja terjadi akibat kewajiban suatu institusi pada masa kini, untuk memindah kan aktiva atau menyediakan jasa pada institusi lain di masa yang akan datang sebagai akibat transaksi atau kejadian pada masa lalu”.

  1. Jenis Hutang

Apabila di dasarkan pada waktu, hutang dapat dibagi menjadi dua yaitu

A.Hutang jangka pendek

B.Hutang jangka Panjang

Nah, Untuk saat ini kan kita sedang membahas Hutang jangka pendek. Maka dari itu untuk saat ini kita bahas dahulu tentang hutang jangka pendek. Sebenarnya apa yang dimaksud tentang gutang jangka pendek sih?

Baca Juga : Aplikasi Kasir Apotek 3 Level Harga

Definisi atau hutang jangka pendek adalah kewajiban yang pelunasan nya akan dilakukan dengan menggunakan sumber – sumber aktiva lancar atau dengan cara menimbulkan utang jangka pendek yang baru lagi. Atau sering disebut hutang dilunasi dengan hutang baru atau istilah gaulnya seperti ‘gali lubang setelah itu tutup lubang’.

hutang jangka pendek

Jenis – Jenis Hutang Jangka Pendek

  1. Hutang Defidien

Seperti yang Anda ketahui bahwa dividen adalah suatu keuntungan secara khusus yang diberikan oleh pemilik usaha kepada para investor nya, pada saat dana tersebut sudah ditananam kan ke dalam perusahaan. Dividen juga tidak selalu dibayar dengan uang maupun aset, tetapi juga dapat dalam bentuk saham.

Sifat dividen dikatakan sebagai hutang karena perusahaan memiliki kewajiban dalam membayarkan sebagian keuntungan nya yang ia miliki, kepada para pemegang saham. Utang dividen ini juga timbul dimulai pada saat pembagian dividen dan dapat dikatakan sebagai utang jangka pendek karena pembayaran nya tersebut tidak lebih dari satu tahun lama nya.

  1. Dana Pihak Ke tiga (Pajak)

Sebagai lingkup pihak perusahaan atau pemerintah yang melakukan penggalangan dana biasa nya disebut sebagai dana pihak ketiga. Dana ini juga dapat dikatakan sebagai hutang jangka pendek, seperti contoh nya pemotongan gaji karyawan dalam keperluan kegiatan dan kepentingan – kepentingan sosial, hingga termasuk jaminan serta pajak yang harus disetorkan kepada otoritas pajak.

  1. Hutang Wesel atau Dagang

Utang ini biasa nya timbul dari pembelian barang atau jasa dan dari pinjaman jangka pendek. Untuk menentukan jumlah utang jangka pendek perlu diperhitungkan utang atas barang – barang yang telah dibeli tersebut, namun masih dalam perjalanan. Pencatatan hutang atas pembelian barang yang masih dalam perjalanan harus bisa mempertimbangkan syarat – syarat pengiriman nya. Hutang wesel sendri ada yang dijamin dan tidak. Di mana di dalam nya termasuk wesel – wesel yang dikeluarkan untuk pembelian barang – barang Atau jasa.

READ  Modal Awal Toko Sembako Klontong

Dan secara spesifik utang dagang adalah suatu jenis pinjaman yang harus dilunasi dalam jangka waktu yang singkat, biasa nya pinjaman ini timbul ketika pebisnis melakukan kredit atas sebuah barang dan jasa yang dapat dijual kembali kepada konsumen.

  1. Pendapatan Diterima Di Muka

Pendapatan diterima di muka adalah seluruh nilai penjualan barang atau jasa yang didapatkan terlebih dahulu oleh pemilik usaha, namun belum memberikan produk atau jasa kepada pihak konsumen. Selain itu, pendapatan diterima di muka juga belum dikatakan sebagai pendapatan dari pembeli karena termasuk utang jangka pendek. Seperti contoh hutang jangka pendek pada pendapatan diterima di muka yaitu pembayaran atas langganan majalah atau koran dalam periode tertentu oleh pelanggan.

  1. Utang Gaji atau Upah

Perhitungan jumlah yang masih akan dibayar untuk gaji dan upah, bunga dan sewa dilakukan dengan dasar waktu terjadi nya biaya teresebut. Biaya gaji yang sudah merupakan kewajiban perusahaan untuk membayarkan kepada karyawan, namun jumlah yang harus dibayarkan tersebut belum dibayarkan perusahaan, sehingga masih merupakan utang perusahaan terhadap karyawannya.

  1. Utang Jangka Pendek Yang Jatuh Tempo

Sebagai contoh hutang jangka pendek yang jatuh tempo juga biasa disebut sebagai utang obligasi. Namun perlu Anda ketahui bahwa utang obligasi dan utang jangka panjang lainnya, akan jatuh tempo ketika pelunasan nya dilakukan dalam kurung waktu satu tahun. Berbeda dengan bagian utang lain nya yang belum jatuh tempo yang ditentukan tetap dilaporkan menjadi utang jangka panjang.

  1. Hutang Bonus

Bonus yang hendak atau akan diberian pada karyawan – karyawan tertentu kadang – kadang menimbulkan masalah tersendiri. Bonus itu dapat dihitung dengan dasar penjualan atau laba yang tergantung pada kesepakatan. Dan bila bonus itu dihitung atas dasar laba maka perhitungan nya dapat dilakukan dengan 3 cara sebagai berikut :

READ  24 Daftar Barang Toko Bangunan

Bonus dihitung dari laba sebelum dikurangi bonus dan pajak penghasilan (PPH)

Bonus dihitung dari laba sesudah dikurangi pajak penghasilan sebelum dikurangi bonus.

Bonus dihitung dari laba sesudah dikurangi bonus dan pajak penghasilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.