Beberapa Trik Pintar Dalam Menghadapi Kompetitor Yang Suka Usil Dan Banting Harga  

trik menghadapi kompetitor

Trik Menghadapi Kompetitor – Di dalam dunia bisnis, sudah dipastikan anda akan memiliki banyak kompetitor. Apabila tidak ada kompetitor, itu belum bisa dikatakan sebagai bisnis secara utuh, akan tetapi lebih kepada monopoli perdagangan. Saat berbisnis, mungkin kita pernah berharap agar pesaing kita hilang atau pergi begitu saja, agar kita tidak memiliki kompetitor satupun. Namun pada kenyataannya, memiliki kompetitor itu sangat baik dan sangat diperlukan untuk perkembangan bisnis anda lhoo!

Dengan memiliki strategi cara menghadapi kompetitor merupakan hal yang wajib dimiliki dalam menjalankan bisnisnya. Kehadiran pesaing merupakan keniscayaan, apapun bidang bisnisnya, tinggi atau rendahnya permintaan, dan besar atau kecil peluang bisnis, pasti akan ada persaingan. Pesaing dibagi dua, ada pesaing dekat dan pesaing jauh. Pesaing jauh yaitu perusahaan yang menawarkan produk yang hampir mirip dengan produk Anda. Sedangkan, pesaing dekat adalah perusahaan yang menjual produk yang sama persis atau sejenis dengan Anda.

Terlebih lagi jika Anda ingin menjual produk atau jasa di bidang yang sama dengan pesaing, Anda akan hadir sebagai penantang bagi bisnis yang sudah lebih dulu mapan dan bermain di pangsa pasar itu. Tentu bukan hal mudah bagi pendatang baru untuk membuat gebrakan dan menggoyahkan perusahaan yang sudah bergerak lebih dulu dalam bisnis tersebut. Maka dari itu, anda perlu memperhatikan, gimana sih cara menghadapi competitor.

Coba Gratis Download Aplikasi Kasir Toko, Klik Disini !!

Trik Menghadapi Kompetitor

trik menghadapi kompetitor

  1. Jangan menjadi peniru

Rekan-rekan Career Advice, ini adalah langkah yang paling utama saat kita bersaing di dalam bisnis. Meskipun kita memiliki banyak kompetitor yang menawarkan jenis produk dan jasa yang sama dengan kita, bukan berarti kita harus meniru apa yang mereka tampilkan dan berikan kepada para pembeli. Kita perlu membuang jauh-jauh pemikiran yang seperti ini.

READ  5 Jenis Biaya Pengelolaan Bisnis, Mana yang dapat memengaruhi usaha anda?

Selain meniru adalah sebuah pelanggaran, meniru juga hanya akan membuat produk kita semakin buruk di mata masyarakat. Mereka akan menganggap kita sebagai plagiat. Coba rekan pembaca posisikan diri sebagai salah satu kompetitor yang idenya Anda ambil? Pastinya kita akan merasa kesal, dan ini hanya akan membuat persaingan bisnis menjadi tidak berkembang dengan baik. Hasilnya, inovatif yang ada pada para pebisnis dan pemilik perusahaan akan menurun. Bagaimana tidak, setiap pengusaha mencoba untuk meniru satu sama lain, jadi tidak akan perkembangan apapun, bukan?

Sebagai contoh, saya dan beberapa kerabat saya mulai mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang perangkat lunak. Kami sadar bahwa sudah ada beberapa perusahaan lain yang sudah lebih mapan dan handal dalam produk tersebut. Namun, dengan ilmu pengetahuan, informasi dan kemampuan yang kami miliki seadanya, kami sama sekali tidak tergoda untuk meniru apa yang telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan sebelumnya. Atas segala yang ada pada lingkungan persaingan kami, secara tegas kami memilih jalan yang berbeda dengan segala ide yang dimiliki.

Baca juga : 9 tips melakukan riset pasar

Kami mencoba mengembangkan perangkat lunak berdasarkan pengalaman yang kami miliki sebagai pemilik usaha kecil yang baru ingin berkembang. Dengan tenang dan penuh percaya diri, kami mengikuti jalur usaha yang kami miliki, tanpa tergoda untuk menjadi seperti yang lain. Intinya, kita hanya perlu fokus pada segala keunggulan kompetitif kita dan ‘resep rahasia’ yang kita miliki.

  1. Jangan anggap remeh persaingan

Cara ketiga ini juga tidak boleh diabaikan. Sebuah kompetisi bukanlah hal yang harus diabaikan atau dianggap enteng. Setiap hari, setiap jam, setiap menit bahkan setiap detik, akan lahir kompetitor baru yang dapat mengancam bisnis kita. Para kompetitor akan hadir dalam berbagai bentuk ukuran dan jenis dari setiap pintu peluang yang ada. Namun, semua kompetitor datang dengan satu tujuan yang sama yaitu, mereka ingin mengalahkan kita yang menjadi kompetitor bagi mereka juga.

READ  Proposal Usaha Toko Bangunan

Selain itu, kita juga tidak boleh meremehkan para pesaing kecil yang mungkin produk dan jasa mereka tidak lebih terkenal dari produk-produk yang kita miliki. Justru, para pesaing kecil itulah yang terkadang sangat berbahaya bagi kita loh!

Perusahaan-perusahaan besar dapat tersandung dalam birokrasi yang mereka miliki, tetapi startup yang gesit dapat bergerak lebih cepat dan beroperasi di bawah radar. Para perusahaan kecil mungkin akan sangat berani dalam mengambil risiko besar dan mengambil jalan pintas. Jadi, jangan remehkan para pesaing kita ya, terutama para pesaing kecil.

  1. Focus dan jangan lengah terhadap kompetisi

Tantangan semakin menjadi nyata, saat lima tahun yang lalu ada satu perusahaan yang menciptakan produknya dengan konsep yang benar-benar mirip dengan produk kami. Apakah kami khawatir? Tidak. Kami mencoba bersikap dengan setenang mungkin pada saat itu. Kami merasa tidak takut apa yang telah kami ciptakan akan diambil oleh orang lain. Kami menghadapinya dengan sangat tenang, karena kami yakin bahwa kami adalah pemimpin di jalur kami sendiri.

Saya dan kerabat lainnya mengabaikan hal ini dengan berasumsi bahwa semua pelanggan kami dapat melihat perbedaan kualitas dengan sangat jelas antara produk kami dan produk sang competitor.

Akan tetapi, saat satu per satu pelanggan kami beralih kepada kompetitor, kami baru menyadari bahwa produk yang mereka tawarkan benar-benar terlihat lebih baik dan keren dari yang kami miliki. Oleh karena itu, saya dan kerabat bisnis saya berupaya untuk menyegarkan penampilan produk kami dan meningkatkan strategi penjualan kami kepada pelanggan. Apa inti yang bisa diambil dari hal ini? pada akhirnya kami menyadari bahwa mengabaikan persaingan adalah sebuah risiko yang sangat besar, dan itu merupakan bencana bagi usaha kami. Kalau saja kami tidak menyadarinya, mungkin sekarang produk kami sudah tidak ada lagi di pasaran. Ingat, kita tidak boleh lengah dengan kompetisi yang ada.

  1. Lakukan riset dan kenali pesaing

Sebelum Anda benar – benar serius dalam berbisnis, riset mendalam soal bagaimana pesaing melakukan kegiatan bisnsinya. Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan pesaing, apa yang membuat pelanggan puas dan loyal kepada brand tersebut, dan inovasi apa yang pesaing berikan dalam produk mereka. Ini penting bagi Anda untuk mengetahui situasi pasar yang Anda targetkan sehingga Anda akan mendapatkan inspirasi yang lebih luas ketika menawarkan suatu produk kepada konsumen.

  1. Berkolaborasi dengan mitra usaha

Mengajak pihak – pihak yang terkait dengan bisnis Anda untuk bekerja sama juga menjadi salah satu strategi agar bisnis Anda unik dengan penawaran yang berbeda dari pesaing. Hal ini juga dapat memberikan ide segar untuk inovasi bisnis Anda, dan menjnadi solusi untuk menembus segmen pasar yang baru.

baca juga : 6 keuntungan bisnis properti

Selain memberikan penawaran lain pada konsumen, bekerja sama dengan vendor – vendor yang lebih luas juga memberikan kesan bahwa bisnis Anda hadir untuk menolong bisnis lain yang selama ini kesulitan mendapatkan konsumen, sehingga nilai dari bisnis Anda meningkat di mata mitra kerja sama.

  1. Tawarkan produk yang berbeda dan unik

Produk atau jasa yang Anda tawarkan ke pasar harus memiliki sisi yang berbeda, unik, dan otentik dari apa yang sudah ada selama ini. Berikan inovasi pada layanan Anda agar memiliki ciri khas yang berbeda dengan milik pesaing, sehingga konsumen juga mendapatkan pilihan yang berbeda. Konsumen juga butuh sesuatu yang berbeda dari apa yang selama ini mereka konsumsi, tonjolkan apa yang tidak ditawarkan oleh pesaing sehingga produk atau jasa bisa menjadi komoditas baru.

READ  9 Tips berinvestasi ala warren buffett yang Membuat Anda jago berinvestasi

Coba Gratis Download Aplikasi Kasir Toko, Klik Disini !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.