Analisa Usaha Toko Bangunan : Modal, Keuntungan, dan BEP-nya

Analisa Usaha Toko Bangunan – Berbicara soal bisnis, ada satu bisnis yang dari dulu sampai sekarang tetap exist dan bisa bertahan karena memang banyak dibutuhkan, yakni bisnis toko bangunan. Tidak hanya di daerah perkotaan, bisnis toko bangunan ini juga dibutuhkan di daerah pedesaan mengingat secara berkala, orang tentu ingin merenovasi rumahnya bukan? Tidak hanya merenovasi, namun juga dalam rentang waktu tertentu, bangunan tempat kita bernaung ini juga lambat laun semakin “rapuh” dan butuh perbaikan di sana sini. Nah, toko bangunan sebagai penyedia segala yang dibutuhkan untuk perbaikan dan renovasi tentu akan sangat dicari bukan

Berikut ini adalah analisa Usaha Toko Bangunan secara umum :

Berikut ini beberapa item yang perlu disiapkan modalnya:

  • Mobil pick up untuk transportasi (pengantaran) Rp 100.000.000,-.
  • Bahan bangunan yang akan dijual seperti semen, pasir, cat, batu bata, paku, kayu, triplek, besi, dll seharga Rp 200.000.000,-.
  • Etalase Rp 2.000.000,-
  • Lemari kayu Rp 2.000.000,-.

Biaya bulanan:

  • Gaji karyawan 3 orang @ Rp 2.500.000,- = Rp 7.500.000,-.
  • Listrik dan air Rp 500.000,-.
  • Sewa tempat Rp 20.000.000,- per tahun atau Rp 1.670.000,- per bulan.

Secara total, modal awal yang dibutuhkan adalah Rp 304.000.000,- dengan biaya bulanan Rp 9.670.000,-.

Analisa Usaha Toko Bangunan
Analisa Usaha Toko Bangunan

Pendapatan dan keuntungan bisnis bahan bangunan

Masing-masing item yang dijual di toko bangunan memiliki laba berbeda. Anda harus benar-benar cek harga pasar agar tidak kalah saing.

Pada perhitungan ini, dimisalkan profit margin rata-rata untuk pembelian sehari-hari adalah 10-30%, maka apabila perputaran bulanan barangnya adalah Rp 200.000.000,-. Keuntungan yang didapatkan adalah:

READ  19 Peluang Usaha Paling Menjanjikan | Prediksi Tahun 2021

Rp 200.000.000,- x 20 % (rata-rata dari 20 dan 30%) = Rp 40.000.000,-.

Artinya, dalam sebulan, keuntungan yang didapatkan adalah Rp 40.000.000,-.

Laba bersihnya adalah Rp 40.000.000,- – Rp 9.670.000,- = Rp 30.330.000,-.

Angka ini sebenarnya sudah cukup besar. Belum lagi jika sudah ada proyek seperti pembuatan perumahan warga miskin, dll. Tentu akan jauh lebih besar karena profitnya bisa sampai 70%.

BEP

Dengan nominal keuangan bulanan seperti tertulis di atas, Anda bisa mengembalikan modal dalam kurun waktu yang cepat. Hanya sekitar 10 bulan saja.

Perhitungan analisa usaha toko bangunan di atas hanya sekedar gambaran. Pada kenyataannya, Anda bisa mendapatkan lebih atau kurang tergantung skala usaha dan modal yang dimiliki.

Miliki Aplikasi Pengelolaan Stok Barang dan Penjualan Toko Bangunan, Klik Disini !! By Request

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.